Sabtu, 24 Desember 2011
SQ3R
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh guru dalam mencapai tujuan pembelajaran tidak dapat terpisahkan dengan metode yang digunakan sehingga guru dituntut untuk lebih profesional, inovatif, perspektif, dan proaktif dalam melakukan tugas pembelajaran.
Bagaimana cara anda atau siswa anda membaca buku? Bukankah biasanya kita atau mereka selalu membaca buku dari awal halaman hingga akhir secara urut dan runtut. Jika teknik tersebut digunakan untuk membaca novel atau buku cerita hal ini akan sah-sah saja, bahkan memang seharusnya begitu. Tapi jika anda atau siswa anda harus memahami isi sebuah buku atau teks yang panjang dengan cepat,seperti Pengetahuan Sosial yang merupakan mata pelajaran yang kebanyakan adalah berupa uraian teks yang panjang., maka akan di temui berbagai kesulitan.
Membaca sebuah buku, dapatdimulai dengan membaca sekilas atau skimming, kemudian dilanjutkan dengan membaca secara intensif. Membaca sekilas bertujuan untuk memperoleh kesan umum dari sebuah buku. Akan tetapi, buku itu juga harus dipelajari secara intensif. Kita tidak hanya membaca buku itu secara meluas, tetapi perlu juga secara mendalam. Membaca secara intensif diperlukan untuk memperoleh informasi yang lebih bermutu, lebih berbobot, lebih kental, dan lebih utuh. Untuk kegiatan membaca seperti itu, kita dituntut untuk relational thinking.
Pemahaman bacaan merupakan kemampuan untuk mengerti ide-ide pokok, perincian yang penting dari bacaan, dan pengertian yang menyeluruh terhadap bacaan itu. Oleh karena itu, kita perlu menguasai kosakata dan struktur tulisan dengan baik.
Banyak cara atau metode yang telah dikembangkan untuk keterampilan membaca dalam kurun waktu lima puluh tahun terakhir ini. Salah satu di antaranya ialah metode SQ3R.
B. Rumusan Masalah
1. Apa yang dimaksud dengan SQ3R(Survey, Question, Read, Recite, Review)?
2. Apa saja perbedaan SQ3R dengan pembelajaran lainnya?
3. Sebutkan Karakteristik SQ3R?
4. Indikator-indikator dalam pembelajaran SQ3R?
5. Kelebihan dan kelemahan SQ3R?
C. Tujuan
1. Memaparkan model pembelajaran SQ3R (Survey, Question, Read, Recite dan Review)
2. Memenuhi tugas Strategi Belajar Mengajar (SBM)
D. Manfaat
1. Mengetahui pengertian SQ3R
2. Dapat menjelaskan perbedaan SQ3R dengan pembelajaran lain
3. Menyebutkan karakteristik SQ3R
4. Mengetahui indikator-indikator apa saja dalam pembelajaran SQ3R
5. Mengetahui kelebihan dan kelemahan SQ3R
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Pembelajaran SQ3R
SQ3R pada mulanya dikembangkan oleh seorang professor yang bernama Francis Robinson dari Universitas Negeri Ohio pada tahun 1940. SQ3R sebenarnya merupakan bagian dari ASTP (Army Specialized Training Program) yang memberikan pelatihan kepada personil militer agar menjadi pembaca yang lebih baik dan mampu menguasai materi dengan cepat. Metode ini bersifat praktis dan dapat diaplikasikan dalam berbagai pendekatan pembelajaran.
Metode SQ3R merupakan teknik yang terdiri dari lima langkah yaitu: Survey, Question, Read, Recite dan Review.
a. Survey
Survey atau prabaca adalah teknik mengenal bahan sebelum membacanya secara lengkap, tujuan survey adalah:
1) Mempercepat menangkap arti
2) Mendapatkan abstrak
3) Mengetahui ide-ide penting
4) Melihat susunan(organisasi) bahan bacaan
5) Mendapatkan minat perhatian yang seksama terhadap bacaan
6) Memudahkan mengingat lebih banyak dan memahami lebih mudah.
b. Question
Langkah kedua adalah menyusun pertanyaan-pertanyaan yang jelas, singkat, dan revelan dengan bagian-bagian teks yang telah ditandai pada langkah pertama. Jumlah pertanyaan bergantung pada panjang-pendeknya teks, dan kemampuan dalam memahami teks yang sedang dipelajari. Jika teks yang sedang dipelajari berisi hal-hal yang sebelumnya sudah diketahui, mungkin hanya perlu membuat beberapa pertanyaan. Sebaliknya, apabila latar belakang pengetahuan tidak berhubungan dengan isi teks, maka perlu menyusun pertanyaan sebanyak-banyaknya.
c. Read
Langkah ketiga adalah membaca secara aktif dalam rangka mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah tersusun. Dalam hal ini, membaca secara aktif juga berarti membaca yang difokuskan pada paragraf-paragraf yang diperkirakan mengandung jawaban-jawaban yang diperkirakan relevan dengan pertanyaan yang telah disusun pada langkah kedua.
d. Recite
Langkah keempat adalah menyebutkan atau menceritakan kembali jawaban-jawaban atas pertanyaan yang telah tersusun. Sedapat mungkin diupayakan tanpa membuka catatan jawaban sebagaimana telah dituliskan dalam langkah ketiga. Jika sebuah pertanyaan tidak terjawab, diusahakan tetap terus melanjutkan untuk menjawab pertanyaan berikutnya. Demikian seterusnya, hingga seluruh pertanyaan, termasuk yang belum terjawab, dapat diselesaikan dengan baik.
e. Review
Pada langkah terakhir dilakukan peninjauan ulang atas seluruh pertanyaan dan jawaban sehingga diperoleh sebuah kesimpulan yang singkat, tetapi dapat menggambarkan seluruh jawaban atas pertanyaan yang telah diajukan.
Meski terkesan sangat mekanistik, tetapi membaca dengan menggunakan SQ3R ini dianggap lebih memuaskan, karena dengan teknik ini dapat mendorong seseorang untuk lebih memahami apa yang dibacanya, terarah pada intisari atau kandungan-kandungan pokok yang tersirat dan tersurat dalam suatu buku atau teks Selain itu, langkah-langkah yang ditempuh dalam teknik ini tampaknya sudah menggambarkan prosedur ilmiah, sehingga diharapkan setiap informasi yang dipelajari dapat tersimpan dengan baik dalam sistem memori jangka panjang seseorang.
B. Hakikat Pembelajaran SQ3R
Dengan teknik SQ3R dapat mendorong seseorang untuk lebih memahami apa yang dibacanya, terarah pada intisari atau kandungan-kandungan pokok yang tersirat dan yang tersurat dalam suatu buku atau teks. Selain itu langkah-langkah yang ditempuh dalam teknik ini tampaknya sudah menggambarkan prosedur ilmiah, sehingga diharapkan setiap informasi yang dipelajari dapat tersimpan dengan baik dalam sistem memori jangka panjang seseorang.
C. Perbedaan SQ3R dengan Pembelajaran Lain
Terdapat banyak perbedaan antara pembelajaran SQ3R dengan pembelajaran lain. Jika dibandingkan dengan pembelajaran konvensial, perbedaannya adalah dengan pembelajaran konvensial digunakan metode ceramah dalam memberikan materi terhadap siswa sedangkan pembelajaran SQ3R dengan membaca materi dan menyimpulkannya. Selain itu, proses pembelajaran lebih banyak melibatkan guru sebagai objek maupun subjek tapi dalam SQ3R siswa dapat belajar sendiri baik dengan keterlibatan guru maupun tidak.
D. Karakteristik SQ3R
Untuk menggunakan metode ini, sebelum membaca kita melakukan survei terhadap bacaan atau buku untuk memperoleh gambaran umum dari suatu bacaan dengan cara melihat bagian permulaan dan akhir. Misalnya, pada saat akan membaca buku, kita menyurvei terlebih dahulu judul buku, nama pengarang, nama penerbit, tahun terbit, daftar isi, kata pengantar, rangkuman, dan daftar pustaka. Setelah menyurvei buku, kita merumuskan beberapa pertanyaan untuk diri sendiri tentang bacaan tersebut yang diharapkan jawabannya ada dalam buku itu. Hal itu akan membantu dan menuntun kita memahami bacaan. Dengan bekal rumusan pertanyaan-pertanyaan tadi, barulah kita membaca. Pertanyaan itu merupakan penentuan yang dapat membantu pembaca menemukan informasi yang diinginkannya dengan cepat.
Untuk mengetahui penguasaan terhadap bacaan, setelah membaca, kita lakukan kegiatan menceritakan/mengutarakan kembali dengan kata-kata sendiri. Untuk membantu daya ingat, kita membuat catatan-catatan kecil.
Kegiatan membaca dengan menggunakan metode SQ3R diakhiri dengan kegiatan meninjau kembali/mengulang kembali apa yang sudah kita baca. Kita tidak perlu membaca ulang bacaan itu secara keseluruhan, tetapi hanya memeriksa bagian-bagian yang dianggap penting yang memberikan gambaran keseluruhan dari bacaan, juga untuk menemukan hal-hal penting yang mungkin terlewat pada saat kita membaca sebelumnya.
Begitulah gambaran singkat kegiatan membaca yang menggunakan metode SQ3R. Dengan demikian, yang dimaksud dengan SQ3R adalah suatu metode membaca untuk menemukan ide-ide pokok dan pendukungnya serta membantu mengingat agar lebih tahan lama melalui lima langkah kegiatan, yaitu survei, question, read, recite, dan review.
E. Langkah-langkah dalam Pembelajaran SQ3R
Langkah 1 : Survey
Sebelum membaca, biasanya orang menyediakan waktu beberapa menit untuk mengenal keseluruhan anatomi buku. Caranya dengan membuka-buka buku secara cepat dan keseluruhan yang langsung tampak. Anatomi buku meliputi (1) bagian pendahuluan, seperti halaman judul (judul, nama pengarang, penerbit, tempat penerbit, tahun terbit, dan sebagainya), daftar isi, halaman ucapan terima kasih, daftar tabel, dan daftar gambar (jika ada), barangkali juga halaman yang berisi persetujuan yang berwenang menerbitkan buku tersebut, dan abstraksi; (2) bagian isi buku, yang menggambarkan urutan dan tata penyajian isi buku; (3) bagian akhir buku, yaitu berisi kesimpulan, saran atau rekomendasi, daftar pustaka, dan indeks.
Semua unsur dilihat secara sekilas, minimal untuk memberikan gambaran isi, kemenarikan, dan kemanfaatannya. Buku yang baik (bersifat ilmiah) hendaknya mengandung bagian-bagian buku tersebut. Jadi, dalam membaca buku tidak langsung masuk ke dalam batang tubuh bacaan tersebut.
Kegiatan ini merupakan tahapan survey
Langkah 2 : Question
Pada saat kita menghadapi sebuah bacaan, pernahkah kita mengajukan pertanyaan pada diri sendiri tentang hal-hal yang berkaitan dengan bacaan? Pertanyaan-pertanyaan itu dapat menuntun kita memahami bacaan dan mengarahkan pikiran pada isi bacaan yang akan dimasuki sehingga kita bersikap aktif. Kita tidak hanya mengikuti apa saja yang dikatakan pengarang. Kita boleh mengkritik dan mempertanyakan apa yang dikatakan pengarang sambil nanti melihat buktinya
Aktivitas bertanya saat proses pembelajaran berlangsung
Langkah 3 : Read
Setelah kita menyurvei dan merumuskan pertanyaan-pertanyaan, kita mulai melakukan kegiatan membaca. Tidak perlu semua kalimat, kita dapat membaca dengan dituntun oleh pertanyaan-pertanyaan yang telah dirumuskan. Perlambat cara membaca kita pada bagian-bagian yang penting atau yang kita anggap sulit dan percepat kembali pada bagian-bagian yang tidak penting atau yang telah kita ketahui. Dengan demikian, kegiatan membaca kita relatif lebih cepat dan efektif, tetapi pemahaman yang menyeluruh tentang bacaan atau buku tersebut telah kita dapatkan. Pada langkah ini konsentrasi diri sangatlah penting.
Aktivitas membaca(read) setelah bertanya dan mengetahui pokok bahasan
Langkah 4 : Recite
Setiap kita selesai membaca satu bagian berhentilah sejenak. Buatlah catatan-catatan penting tentang bagian yang dibaca itu dengan kata-kata sendiri, lakukan itu terus sampai kita selesai membaca. Catatan itu dapat berupa kutipan, simpulan, atau komentar kita. Jika kita masih mengalami kesulitan, ulangi sekali lagi bagian yang sulit itu. Catatan-catatan tersebut akan membantu kita untuk mengingat apa yang sudah dibaca agar tidak sampai terjadi begitu selesai membaca hilang pula apa yang telah kita baca.
Siswa melakukan kegiatan recite sambil di bombing oleh guru
Langkah 5 : Review
Setelah kita selesai membaca buku secara keseluruhan, tinjau kembali hal-hal penting yang telah kita baca. Temukan bagian-bagian penting yang perlu untuk diingat kembali, terutama hal-hal yang telah diberi tanda atau digarisbawahi. Pengulangan kembali ini akan membantu daya ingat kita untuk memperjelas pemahaman terhadap bacaan, juga membantu menemukan hal penting yang mungkin terlewat sebelumnya. Selain itu, kita juga mendapatkan isi buku secara keseluruhan. Dari uraian di atas, kita mengetahui bahwa kegiatan membaca dengan menggunakan metode SQ3R akan lebih efektif dan efisien serta memungkinkan memberi hasil yang maksimal.
Mahasiswa yang menunjukkan hasil kegiatan “review” nya.
F. Kelebihan dan Kelemahan SQ3R
1) Kelebihan SQ3R
Kelebihan SQ3R adalah dapat membantu mengingat lebih lama karena dengan teknik ini dapat mendorong seseorang untuk lebih memahami apa yang dibacanya, terarah pada intisari atau kandungan-kandungan pokok yang tersirat atau tersurat dalam suatu buku atau teks.
Selain itu, menurut Kurniasari kelebihan SQ3R adalah sebagai berikut:
a) Mempunyai langkah-langkah yang jelas sehingga memudahkan siswa memahami materi
b) Dengan SQ3R siswa menjadi pembaca aktif dan terarah langsung pada intisari dan kandungan-kandungan pokok yang tersurat dalam teks
c) Siswa lebih berkonsentrasi dalam membaca teks atau materi pelajaran, karena siswa harus mengetahui konsep-konsep pokok dengan memberi tanda pada konsep penting
d) Siswa dapat memahami materi pelajaran dengan lebih baik, karena konsep yang dipelajari telah diberi tanda untuk meningkatkan daya ingat.
e) Siswa dapat mengingat materi pelajaran lebih lama dan efektif, karena siswa berperan aktif dalam proses pembelajaran.
2) Kelemahan SQ3R
Kelemahan dari SQ3R adalah untuk menempuh kelima prosedur di atas pada awalnya mungkin akan dirasakan berbelit-belit. Kegiatan ini akan banyak menyita banyak waktu, selain itu siswa belum dapat membaca dengan baik sehingga mudah merasa bosan jika terlalu lama melakukan kegiatan membaca, akibatnya hasil belajar menjadi kurang optimal. Selain itu pembelajaran SQ3R memerlukan waktu yang lama dan konsentrasi yang tinggi.
G. RPP (Rencana Pelaksanaan Pembelajaran)
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
Mata Pelajaran : Kimia
Materi Pokok : Struktur Atom
Kelas/semester : XI/1
Alokasi Waktu : 2 x 45 menit
I. STANDAR KOMPETENSI
Memahami struktur atom.
II. KOMPETENSI DASAR
Memahami struktur atom berdasarkan teori atom bohr, sifat-sifat unsur, massa atom relatif dan sifat-sifat periodik unsur dalam tabel periodik serta menyadari keteraturannya melalui pemahaman konfigurasi elektron.
III. INDIKATOR HASIL BELAJAR
• Menjelaskan penemuan dan perkembangan struktur atom.
• Menjelaskan susunan atom berdasarkan nomor atom dan nomor massa
• Mengklasifikasikan atom kedalam isotop, isobar dan isoton berdasarkan nomor atom dan nomor massa
• Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi
• Menentukan massa atom relatif unsur
IV. TUJUAN PEMBELAJARAN
• Mampu menjelaskan penemuan dan perkembangan struktur atom
• Dapat menjelaskan susunan atom berdasarkan nomor atom dan nomor massa
• Dapat mengklasifikasikan atom kedalam isotop, isobar dan isoton berdasarkan nomor atom dan nomor massa .
• Mampu Menentukan konfigurasi elektron dan elektron valensi
• Mampu menentukan massa atom relatif unsur
V. METODE PEMBELAJARAN
Metode SQ3R (Survey, question, read, recite, review)
VI. MEDIA
Buku Paket kimia, papan tulis, stabilo,spidol
VII. URAIAN MATERI
STRUKTUR ATOM
Atom adalah bagian yang sangat kecil dari suatu unsur. Partikel-partikel penyusun atom terdiri dari elektron (bermuatan listrik negatif), proton (bermuatan listrik positif), dan neutron (tidak bermuatan listrik). Proton dan neutron berada didalam inti atom.
Atom pertama kali dicetuskan oleh Democritus (460-370 SM). Pada 1803, John Dalton mengemukakan pendapatnya tentang atom. Menurutnya, atom merupakan bagian terkecil dari unsur yang tidak dapat terbagi lagi. Pada tahun 1900, melalui percobaan sinar katode, J.J. Thomson menemukan elektron yang merupakan bagian dari atom yang bermuatan negatif. Menurut Thomson, atom terdiri dari materi yang bermuatan positif dan elekton-elektron yang tersebar di dalamnya bagaikan kismis dalam roti kismis.
Pada tahun 1910, melalui percobaan penghamburan sinar alfa, Ernest Rutherford berhasil menemukan inti atom yang dikelilingi oleh elektron di kulit luarnya. Menurut Rutherford, atom terdiri dai inti pejal dan bermuatan positif serta elektron-elektron yang beredar mengelilinginya pada lintasan yang jauh, sehingga sebagian dari atom merupakan ruang yang hampa. Pada 1913, Niels Bohr mengajukan model atom hidrogen untuk menyempurnakan teori atom Rutherford. Menurut Bohr, elektron mengelilingi inti pada lintasan dan tingkat energi tertentu yang menyerupai sistem tata surya.
Pada tahun 1927, teori atom Bohr kemudian disempurnakan oleh Erwin Schodinger. Teori ini disebut teori atom mekanika kuantum atau mekanika gelombang. Menurut teori ini, meski elektron memiliki tingkat energi tertentu, posisinya tidak dapat dipastikan. Elektron berada di dalam orbital-orbital tertentu, posisinya tidak dapat dipastikan. Elektron berada di dalam orbital-orbital tertentu dalam kulit atom, yaitu daerah dengan peluang terbesar menemukan elektron.
LANGKAH PEMBELAJARAN
Fase Kegiatan Guru Kegiatan siswa
Survey
( menit) • Guru mengucapkan salam dan menanyakan kabar siswa.
• Guru membantu dan mendorong siswa untuk memeriksa atau meneliti secara singkat seluruh struktur pokok kajian. • Siswa menjawab salam
• Siswa menyiapkan pensil, kertas dan alat pewarna (stabilo) untuk mendai bagian-bagian tertentu.
Question • Guru memberikan petunjuk atau contoh kepada para siswa untuk menyusun pertanyaan-pertanyaan yang jelas, singkat dan relevan dengan bagian-bagian pokok kajian yang telah ditandai pada langkah pertama. • Siswa membuat pertanyaan
Read • Guru menyuruh siswa membaca secara aktif dalam rangka mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang telah tersusun. • Siswa membaca aktif dalam rangka mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan yang tersusun
Recite • Guru menyuruh siswa menyebutkan lagi jawaban-jawaban atas pertanyaan yang telah tersusun
• Guru melatih siswa untuk tidak membuka catatan jawaban ketika menjawab pertanyaan • Siswa menyebutkan jawabannya tanpa membuka catatan
Review • Guru menyuruh siswa meninjau ulang seluruh pertanyaan dan jawaban secara singkat. • Siswa meninjau ulang pertanyaan dan jawabannya secara singkat
VIII. PENILAIAN
• Penilaian didasarkan pada tingkat pemahaman siswa yang dapat dilihat dari cara membuat pertanyaan.
• Penilaian didasarkan pada kemampuan menjawab soal-soal yang dijadikan permasalahan.
• Penilaian didasarkan pada penilaian afektif, kognitif dan psikomotorik.
BAB III
PENUTUP
1. Kesimpulan
a) SQ3R adalah suatu metode membaca untuk menemukan ide-ide pokok dan pendukungnya serta membantu mengingat agar lebih tahan lama melalui lima langkah kegiatan, yaitu survei, question, read, recite, dan review.
b) Teknik SQ3R dapat mendorong seseorang untuk lebih memahami apa yang dibaca terarah pada intisari atau kandungan-kandungan pokok yang tersirat dan yang tersurat dalam suatu buku atau teks
c) Dengan teknik pembelajaran SQ3R siswa dapat belajar sendiri baik dengan keterlibatan guru maupun tidak.
d) Metode SQ3R merupakan teknik yang terdiri dari lima langkah yaitu: Survey, Question, Read, Recite dan Review.
e) Pembelajaran SQ3R dapat membantu mengingat lebih lama akan tetapi akan sulit dilaksanakan karena membutuhkan banyak waktu.
2. Saran
a) Kegiatan SQ3R dapat di jadikan teknik pembelajaran untuk membimbing siswa belajar di luar maupun di dalam lingkungan sekolah.
Jumat, 22 Juli 2011
bubar with ujur`s fam
friday, 04:33 pm
alone at home buat aku teringat mie pangsit terenak yang ku makan dengan ujurs fam. tapi sayangnya teringat juga dengan pesan dari ketua redaksi buat bikin tulisan perjalanan kunjungan kita ke kaltim post. seneng juga karena itu kali pertama aku kesana tapi sedikit dongkol karena ternyata adeku sudah lebih dulu datang kesana.hehee
banyak banged pelajaran yang ku dapat setelah kunjungan ke kaltim post minggu kemarin, bukan hanya dengan dunia kejurnalistikan tapi juga pelajaran untuk dunia yang aku jalani sekarang. yahh dunia yang penuh dengan kontroversi,konspirasi dan banyak lagi.
suara guntur seakan langit ingin runtuh masih terdengar jelas saat jam dinding rumahku telah menunjukkan pukul 15.15 meski hujan sudah mulai turun dengan pelan. suara tetesan airnya bagaikan senandung lagu yang menggelitik sekali untuk merebahkan diri, menutup mata dan menarik selimut hingga akhirnya masuk ke dalam dunia mimpi. dunia yang bisa membawamu seakan ke surga tapi bisa juga sebaliknya.
tapi meski senandung hujan itu begitu meyakinkan, suara dering Hp lebih meyakinkanku untuk bersenang-senang diluar sana. ets tapi bukan senang2 seperti biasa melainkan kunjungan ke gedung biru kaltim post bersama ujurs. mirip julukan FKIP tapi "dulu".
ganti baju, ijin sama mama n lets go. ngumpul di tepian depan islamic trus sama-sama menuju kaltim post kecuali ibad dan Luthfi yang sepertinya sudah duluan nongkrong di parkiran kalpost.
sampai disana kami di suruh menunggu sebentar (tp lama jg sih menurut perutku yang sdh meraung-raung waktu itu) karena mungkin ada sedikit miss comunication dengan pihak kaltim post. tapi setelah menunggu akhirnya kami di panggil jg untuk bincang-bincang dengan salah satu bapak kaltim post yang saya lupa namanya dengan ramah sekali. tapi meski ramah tetap saja kami disuruh naik tangga menuju lantai 3 yg membuat saya sedikit pusing karena tangganya yg berbentuk circle. hehee
banyak sekali yang bapak itu jelaskan pada kami, mulai dari jabatan-jabatan yang ada di kaltim post sampai pada tahap pencetakan koran. dan dari penjelasannya lah saya baru menyadari perbedaan-perbedaan antara kaltim post dengan Samarinda post. kalpost di sebarkan lebih luas karena mencakup wilayah Kalimantan dan isinya lebih resmi dan sopan sedangkan Samarinda post cakupannya lebih sempit dan terkadang "maaf" vulgar dalam hal iklan yang sensornya kurang.
Selain itu, crew kalpost sangat memilah tulisan-tulisan yang akan dimuatnya. iklan yang dirasa kurang baik maka tidak akan di masukkan meskipun menurut penuturan pimred tersebut terkadang ada juga tulisan yang akan di muat tetapi tidak ada tempat lagi alias halamannya telah penuh. yahh, wajar saja karena berita yang ada pada provinsi seluas kalimantan Timur rasanya tidak akan muat bila semua di tuang dalam media kertas lebar yang berisi beberapa halaman.
meski saya sedikit lupa dg penuturannya tapi dapat saya simpulkan bahwa dalam soal dana, bapak tersebut mengaku bahwa sering kekurangan juga, karena hasil penjualannya sering terpakai untuk produksi kembali. saya berani menuliskan ini karena ada satu hal yang sangat ingin saya tanyakan waktu itu, yaitu mengenai pengelolaan keuangannya yang di katakan agak susah juga hingga bisa terus berkembang bahkan sampai saat ini. akan tetapi pertanyaan itu aku urungkan karena menurut bos litbang saya itu merupakan dapur...(lupa).
hingga pertanyaan teralih pada 'bagaimana upaya crew kalpor untuk tetap bisa update mancari berita?apakah setiap crew di posisikan pada satu wilayah tertentu atau bagaimana?'itu pun setelah bos litbang colek-colek tangan saya.hehee peace mba
eemm,, untuk itu kita membagi crew bukan dalam tiap-tiap wilayah tapi berdasarkan sifat berita. ada yang bertugas di bagian kriminal, ada yang di bla bla bla, dst. kurang lebih seperti itulah simpulan dari jawabannya.
diskusi terus berlangsung hingga tidak terasa saat keluar dari gedung biru kaltim post itu adzan maghrib telah berkumandang meski tak terdengar oleh telingaku yang ku tutupi dengan jilbab ping.hehee *bukan budeg tp mank gak kdengaran yah
acara dadakan buka puasa bersamapun tercetus dan benar2 terlaksana,,yeyy buka bareng 'untung udah ijin agak malam krena puasa' dalam hatiku tenang.
singkatnya, kita langsung gone untuk shalat jama'ah dan langsung cari tempat untuk makan-makan. setelah keliling jauh dan menolak tawaran dwi untuk makan nasgor, kita nemukan warung makan yang tepat. yummy banget dehh,, mie pangsit paling enak yang ku rasakan setelah 18 tahun 9 bulan. sampai akhirnya aku ijin pamit pulang duluan bareng ibad yang kebetulan anak loa janan juga. kasian juga ibad disuruh terus buntuti di belakangku sama kakak2x dan aku gak bisa nolak karena emang beneran takut pulang sendiri.hehee Sory ya bad! :)
pulang menelusuri jalan melewati loa bakung menuju jembatan mahulu sepi sangaaat:( ,apalagi cuma ada beberapa pohon tua dan sedikit rumah, bener-bener buat aku merinding, untungnya ada ibad yang selalu ada setiap kali aku nengok liat kaca spion. meski begitu dalam hati tetap selalu berdoa, baru kali itu aku takut banged naik motor.
huff akhirnya nyampe juga di rumah dan yang pertama kali aku liat adalah jam yang mnunjukkan pukul 09.06 malam. belum hilang rasanya rasa capek yang timbul karena takut di jalan, eehh sudah di buat kesal karena ternyata bapak marah-marah dirumah. entah karena gak percaya atau karena masih trauma. entahlah,, tak pernah berani untuk bertanya apalagi menentang, huffh
pelajaran yang tidak ada hubungannya dengan dunia jurnalis adalah;
1. makanan apapun akan terasa nikmat sekali jika di makan saat kelaparan, apalagi bila bersama-sama dan Gratis tentunya :D
2. bagaimanapun sikap dan keadaanmu, persepsi seseorang tentangmu akan sangat di pengaruhi oleh lingkunganmu
3. ketika si Ibu bilang iya dan ayah diam, bukan berarti mereka telah mengizinkan.
4. jangan pulang malam lewat jalan sepi kalau sendirian, *kecuali bawa bodyguard standar SNI. ckckck
5. menulis itu gampang-gampang susah, terbukti setelah terbawa arus akhirnya hampir selesai juga tulisanku ini meskipun gak sekelas dengan standar pak pimred:)
6. selain itu menulis juga sangat di dasarkan pada kemauan dan sikon, terbukti setelah di tinggal sendiri dirumah saya baru bisa membuat tulisan ini.
the last, tengs yoo buat teman2 ujur. . maaf kalo selama ini kurang bisa membantu program kerja ujur. tapi kalo butuh bantuan silahkan call me, InsyaAllah akan di usahakan.. heheee
alone at home buat aku teringat mie pangsit terenak yang ku makan dengan ujurs fam. tapi sayangnya teringat juga dengan pesan dari ketua redaksi buat bikin tulisan perjalanan kunjungan kita ke kaltim post. seneng juga karena itu kali pertama aku kesana tapi sedikit dongkol karena ternyata adeku sudah lebih dulu datang kesana.hehee
banyak banged pelajaran yang ku dapat setelah kunjungan ke kaltim post minggu kemarin, bukan hanya dengan dunia kejurnalistikan tapi juga pelajaran untuk dunia yang aku jalani sekarang. yahh dunia yang penuh dengan kontroversi,konspirasi dan banyak lagi.
suara guntur seakan langit ingin runtuh masih terdengar jelas saat jam dinding rumahku telah menunjukkan pukul 15.15 meski hujan sudah mulai turun dengan pelan. suara tetesan airnya bagaikan senandung lagu yang menggelitik sekali untuk merebahkan diri, menutup mata dan menarik selimut hingga akhirnya masuk ke dalam dunia mimpi. dunia yang bisa membawamu seakan ke surga tapi bisa juga sebaliknya.
tapi meski senandung hujan itu begitu meyakinkan, suara dering Hp lebih meyakinkanku untuk bersenang-senang diluar sana. ets tapi bukan senang2 seperti biasa melainkan kunjungan ke gedung biru kaltim post bersama ujurs. mirip julukan FKIP tapi "dulu".
ganti baju, ijin sama mama n lets go. ngumpul di tepian depan islamic trus sama-sama menuju kaltim post kecuali ibad dan Luthfi yang sepertinya sudah duluan nongkrong di parkiran kalpost.
sampai disana kami di suruh menunggu sebentar (tp lama jg sih menurut perutku yang sdh meraung-raung waktu itu) karena mungkin ada sedikit miss comunication dengan pihak kaltim post. tapi setelah menunggu akhirnya kami di panggil jg untuk bincang-bincang dengan salah satu bapak kaltim post yang saya lupa namanya dengan ramah sekali. tapi meski ramah tetap saja kami disuruh naik tangga menuju lantai 3 yg membuat saya sedikit pusing karena tangganya yg berbentuk circle. hehee
banyak sekali yang bapak itu jelaskan pada kami, mulai dari jabatan-jabatan yang ada di kaltim post sampai pada tahap pencetakan koran. dan dari penjelasannya lah saya baru menyadari perbedaan-perbedaan antara kaltim post dengan Samarinda post. kalpost di sebarkan lebih luas karena mencakup wilayah Kalimantan dan isinya lebih resmi dan sopan sedangkan Samarinda post cakupannya lebih sempit dan terkadang "maaf" vulgar dalam hal iklan yang sensornya kurang.
Selain itu, crew kalpost sangat memilah tulisan-tulisan yang akan dimuatnya. iklan yang dirasa kurang baik maka tidak akan di masukkan meskipun menurut penuturan pimred tersebut terkadang ada juga tulisan yang akan di muat tetapi tidak ada tempat lagi alias halamannya telah penuh. yahh, wajar saja karena berita yang ada pada provinsi seluas kalimantan Timur rasanya tidak akan muat bila semua di tuang dalam media kertas lebar yang berisi beberapa halaman.
meski saya sedikit lupa dg penuturannya tapi dapat saya simpulkan bahwa dalam soal dana, bapak tersebut mengaku bahwa sering kekurangan juga, karena hasil penjualannya sering terpakai untuk produksi kembali. saya berani menuliskan ini karena ada satu hal yang sangat ingin saya tanyakan waktu itu, yaitu mengenai pengelolaan keuangannya yang di katakan agak susah juga hingga bisa terus berkembang bahkan sampai saat ini. akan tetapi pertanyaan itu aku urungkan karena menurut bos litbang saya itu merupakan dapur...(lupa).
hingga pertanyaan teralih pada 'bagaimana upaya crew kalpor untuk tetap bisa update mancari berita?apakah setiap crew di posisikan pada satu wilayah tertentu atau bagaimana?'itu pun setelah bos litbang colek-colek tangan saya.hehee peace mba
eemm,, untuk itu kita membagi crew bukan dalam tiap-tiap wilayah tapi berdasarkan sifat berita. ada yang bertugas di bagian kriminal, ada yang di bla bla bla, dst. kurang lebih seperti itulah simpulan dari jawabannya.
diskusi terus berlangsung hingga tidak terasa saat keluar dari gedung biru kaltim post itu adzan maghrib telah berkumandang meski tak terdengar oleh telingaku yang ku tutupi dengan jilbab ping.hehee *bukan budeg tp mank gak kdengaran yah
acara dadakan buka puasa bersamapun tercetus dan benar2 terlaksana,,yeyy buka bareng 'untung udah ijin agak malam krena puasa' dalam hatiku tenang.
singkatnya, kita langsung gone untuk shalat jama'ah dan langsung cari tempat untuk makan-makan. setelah keliling jauh dan menolak tawaran dwi untuk makan nasgor, kita nemukan warung makan yang tepat. yummy banget dehh,, mie pangsit paling enak yang ku rasakan setelah 18 tahun 9 bulan. sampai akhirnya aku ijin pamit pulang duluan bareng ibad yang kebetulan anak loa janan juga. kasian juga ibad disuruh terus buntuti di belakangku sama kakak2x dan aku gak bisa nolak karena emang beneran takut pulang sendiri.hehee Sory ya bad! :)
pulang menelusuri jalan melewati loa bakung menuju jembatan mahulu sepi sangaaat:( ,apalagi cuma ada beberapa pohon tua dan sedikit rumah, bener-bener buat aku merinding, untungnya ada ibad yang selalu ada setiap kali aku nengok liat kaca spion. meski begitu dalam hati tetap selalu berdoa, baru kali itu aku takut banged naik motor.
huff akhirnya nyampe juga di rumah dan yang pertama kali aku liat adalah jam yang mnunjukkan pukul 09.06 malam. belum hilang rasanya rasa capek yang timbul karena takut di jalan, eehh sudah di buat kesal karena ternyata bapak marah-marah dirumah. entah karena gak percaya atau karena masih trauma. entahlah,, tak pernah berani untuk bertanya apalagi menentang, huffh
pelajaran yang tidak ada hubungannya dengan dunia jurnalis adalah;
1. makanan apapun akan terasa nikmat sekali jika di makan saat kelaparan, apalagi bila bersama-sama dan Gratis tentunya :D
2. bagaimanapun sikap dan keadaanmu, persepsi seseorang tentangmu akan sangat di pengaruhi oleh lingkunganmu
3. ketika si Ibu bilang iya dan ayah diam, bukan berarti mereka telah mengizinkan.
4. jangan pulang malam lewat jalan sepi kalau sendirian, *kecuali bawa bodyguard standar SNI. ckckck
5. menulis itu gampang-gampang susah, terbukti setelah terbawa arus akhirnya hampir selesai juga tulisanku ini meskipun gak sekelas dengan standar pak pimred:)
6. selain itu menulis juga sangat di dasarkan pada kemauan dan sikon, terbukti setelah di tinggal sendiri dirumah saya baru bisa membuat tulisan ini.
the last, tengs yoo buat teman2 ujur. . maaf kalo selama ini kurang bisa membantu program kerja ujur. tapi kalo butuh bantuan silahkan call me, InsyaAllah akan di usahakan.. heheee
Senin, 11 Juli 2011
aku pikir jaga warnet itu gampang, ternyata gak segmpang yang aku pikirkan.
the first, klo lagi ngadapin orang2 yang ngerokok.. klo warnet aku yang kelola mungkin yang mau nerokok gak bakal boleh masuk tapi ini kk ku dan pelangganx rata2 cwo. huff nyebelin dah klo AC harus mati krena ada yang ngerokok. bukan cuma panas tapi jg karbon monoksidanya itu lohh, gak taahhaaan.
second, kalo ada masalah dengan komputernya. aku gak ngertilah mpe masalah yang di dalam2. .bukan itu aj, sepertinya jaga warnet harus tau jg memainkan atau mengaplikasikan apa yang pelanggan gunain. cozx waktu ditanya ini itu, aku malah jadi kayak orang bloon yang gak tau ini itu, ets bukan karena aku mank bloon tapi aku gak pernah mainin yang mereka mainkan.
the first, klo lagi ngadapin orang2 yang ngerokok.. klo warnet aku yang kelola mungkin yang mau nerokok gak bakal boleh masuk tapi ini kk ku dan pelangganx rata2 cwo. huff nyebelin dah klo AC harus mati krena ada yang ngerokok. bukan cuma panas tapi jg karbon monoksidanya itu lohh, gak taahhaaan.
second, kalo ada masalah dengan komputernya. aku gak ngertilah mpe masalah yang di dalam2. .bukan itu aj, sepertinya jaga warnet harus tau jg memainkan atau mengaplikasikan apa yang pelanggan gunain. cozx waktu ditanya ini itu, aku malah jadi kayak orang bloon yang gak tau ini itu, ets bukan karena aku mank bloon tapi aku gak pernah mainin yang mereka mainkan.
kacau but i like, hhahaa
lihat posting yang lalu jadi ingat kalau waktu itu aku mau nulis sesuatu yang berkesan sekali dalam hidup tp krena terjadi sesuatu aku belum nyelesaiin tulisan itu dan gone entah kemana. pikiranku cuma bilang, kalo aku psti bisa lnjutin posting itu mpe selesai krna itu gak akan aku lupain. .tapi ternyata aku salah, sehari setelah itu aku bahkan gak bisa ingat apa yang pengen aku tulis kemaren, aku bener2 gak ingat. . lagi-lagi aku positif thingking kalo aku pasti ingat sesuatu itu, tapi aku salah karena bahkan sampai hari ini aku lupa akan hal itu. .
hallo nad, kamu masih muda gak mgkin kena penyakit pikun' hahaa bahkan aku pernah berfikir jangan2 aku knapa2, hahaaa
aku sadar sekarang, sadar banged. . aku bukannya pikun, terjadi sesuatu pada otak atau apalah. hanya saja kemampuan menulis seseorang bisa datang kapan saja dan dimana saja tetapi juga bisa hilang kapan saja dan dimna saja tentunya. kalau kita tak pernah berusaha untuk langsung menuliskan ide, pikiran, atau hal-hal yang ingin sekali kita kenang, kita bisa melupakannya. tapi hal itu mungkin cuma terjadi pada orang-orang seperti aku, yang malas dan cepat larut pada hal-hal yang lain. . ups, larutnya tanda kutip yah.hehee
hemm,, 11 juli 2011-03.49 pm...dari sekarang aku bertekad buat sedikit demi sedikit hilangin rasa malas dan gak bisa bagi waktu ini. Bagaimanapun aku akan berusaha beri yang terbaik. yaahh i will try!
Sadar nad, kamu ni anak Ujur "Ukm Jurnalistik", masa menulis aja gak bisa..
Ujur Nadia say: maaf kalo selama ini kurang berpartisipasi buat kamu... padahal aku pilih kamu buat aku sendiri, biar bisa gabung sama anggota yang pada jago-jago nulis.. biar ketularan pjago maksudnya. tapi aku sendiri yang seakan pergi menjauh dari kamu. .mungkin kamu nyesal udah terima aku, aku tau aku salah..
biarpun maaf seribu kali terdengar tapi tanpa tindakan pasti gak akan ada guna. .aku janji, akan buat tulisan buat kamu, tulisan dari aku sendiri. aku sengaja nulis di blog ini biar aku bisa ingat janjiku ketika aku lupa. .
blog ku gak akan sebanding dengan blog crew ujur yg lain pastinya,, yahh aku blum ahli ngdesign blog ini. . tapi ujur's pasti akan ada kan buat berbagi dan menginspirasi sampai aku bangga udh punya blog ini.. walopun biasa aj tp beberapa hal yang pernah kurasakan ada disini.
the last, i wanna say ujur i love u meskipun mungkin kamu gak pernah merasakan itu..
hallo nad, kamu masih muda gak mgkin kena penyakit pikun' hahaa bahkan aku pernah berfikir jangan2 aku knapa2, hahaaa
aku sadar sekarang, sadar banged. . aku bukannya pikun, terjadi sesuatu pada otak atau apalah. hanya saja kemampuan menulis seseorang bisa datang kapan saja dan dimana saja tetapi juga bisa hilang kapan saja dan dimna saja tentunya. kalau kita tak pernah berusaha untuk langsung menuliskan ide, pikiran, atau hal-hal yang ingin sekali kita kenang, kita bisa melupakannya. tapi hal itu mungkin cuma terjadi pada orang-orang seperti aku, yang malas dan cepat larut pada hal-hal yang lain. . ups, larutnya tanda kutip yah.hehee
hemm,, 11 juli 2011-03.49 pm...dari sekarang aku bertekad buat sedikit demi sedikit hilangin rasa malas dan gak bisa bagi waktu ini. Bagaimanapun aku akan berusaha beri yang terbaik. yaahh i will try!
Sadar nad, kamu ni anak Ujur "Ukm Jurnalistik", masa menulis aja gak bisa..
Ujur Nadia say: maaf kalo selama ini kurang berpartisipasi buat kamu... padahal aku pilih kamu buat aku sendiri, biar bisa gabung sama anggota yang pada jago-jago nulis.. biar ketularan pjago maksudnya. tapi aku sendiri yang seakan pergi menjauh dari kamu. .mungkin kamu nyesal udah terima aku, aku tau aku salah..
biarpun maaf seribu kali terdengar tapi tanpa tindakan pasti gak akan ada guna. .aku janji, akan buat tulisan buat kamu, tulisan dari aku sendiri. aku sengaja nulis di blog ini biar aku bisa ingat janjiku ketika aku lupa. .
blog ku gak akan sebanding dengan blog crew ujur yg lain pastinya,, yahh aku blum ahli ngdesign blog ini. . tapi ujur's pasti akan ada kan buat berbagi dan menginspirasi sampai aku bangga udh punya blog ini.. walopun biasa aj tp beberapa hal yang pernah kurasakan ada disini.
the last, i wanna say ujur i love u meskipun mungkin kamu gak pernah merasakan itu..
Sabtu, 02 Juli 2011
06.25 pM 3 juli 2011_
Rasa ngantuk msh membumbung tinggi meski suara lalu lalang kendaraan telah terdengar jelas oleh koklea ini. AC pun telah meti karena dingin yang menusuk kulit ini, bukan berarti aku belum bangun di pagi ini tapi tertidur lg stelah subuh ku akhiri dengan shalat sambil menutup mata, ku lanjutkan dengan mengotak atik hp sekedar ucapkan selamat pagi lalu tidur kembali.
Tapi apa daya telinga ini tak sanggup mendengar teriakan mam yang memanggil manggil namaku
Rasa ngantuk msh membumbung tinggi meski suara lalu lalang kendaraan telah terdengar jelas oleh koklea ini. AC pun telah meti karena dingin yang menusuk kulit ini, bukan berarti aku belum bangun di pagi ini tapi tertidur lg stelah subuh ku akhiri dengan shalat sambil menutup mata, ku lanjutkan dengan mengotak atik hp sekedar ucapkan selamat pagi lalu tidur kembali.
Tapi apa daya telinga ini tak sanggup mendengar teriakan mam yang memanggil manggil namaku
Minggu, 12 Juni 2011
Anak tiri atau poligami
Teengg teeing. . .jam baru menunjukkan pukul 07.30 tapi kami sudah berkumpul di GB ruang 13 bawah kampus FKIP Universitas Mulawarman, sepertinya biasa saja untuk anak kuliahan atau lebih tepatnya mahasiswa nongkrong sepagi ini di kampus tapi kami (mahasiswa Fkip Kimia Reguler Sore) sudah tentu bosan dan dongkol dengan jadwal sepagi ini yang akan di susul dengan jadwal yang hampir menjelang maghrib. Rasa dongkol ini tidak aka ada jika semua jadwal kami di hari yang sama di pindah ke pagi hari tapi fatalnya jadwal pertama kami pada pukul 07.30 sampai dengan 09.30 kemudian jadwal kedua dimulai jam 14.00 dan berakhir 16.00. . .kami yang bertempat tinggal di lokasi yang jauh dari kampus terpaksa harus menunggu di ruang kampus atau kost teman sampai mapel kedua dimulai, daripada harus bolak-balik kampus rumah dan menempuh perjalanan jauh yang hanya bikin lelah+buang bensin tentunya.
Keadaan itu terus berlangsung, jadwal kami diubah oleh ‘mohon maaf’ dosen2 yang sibuk. Kami mahasiswa tahun pertama alias Maba masih memaklumi karena berpikir bahwa kalian(para dosen) masih dalam tahap mengatur jadwal baru tapi ternyata keadaan tak berhenti hingga memasuki akhir semester 2. Dan hari ini (11 mei 2011) kami kuliah jam 10.00 dan berakhir jam 12.00 lalu di kabarkan kuliah lagi pada jam 13.00(atas pemberitahuan dosen kepada kating, mungkin melalui jasa telkomsel) sehingga kami dengan sabar menunggu, bahkan kami menunggu hingga kurang lebih jam 14.00 tapi dosen belum juga datang hingga akhirnya kating mengumumkan bahwa dosen yang bersangkutan sedang sibuk dan tidak dapat hadir. Yaahh…pasti sudah tau bagaimana perasaan kami ‘penantian tanpa arti’ itulah yang ada di benakku. Belum selesai aku berkeluh kesah di lanjutkan lagi oleh kating “Nah, berhubung bapaknya hari ini gak masuk jadi di pindah pada hari senin pukul 07.30,, terima kasih”.
Iya, sama-sama!! Sahutku dengan nada dongkol. Bagaimana tidak, jadwal ini sudah merupakan jadwal yang ditunda pada hari senin kemudian di tunda lagi dan hal ini sering terjadi bukan hanya dengan satu dosen saja tapi “beberapa” dosen. Apa kami anak tiri atau di poligami? Kami juga membayar uang SPP tapi kenapa jadwal kami di anggap enteng, kami punya hak yang sama seperti yang lain, tapi mengapa??? Kami rela jadwal kami di obrok-obrok hingga kami sering seharian berada di kampus bahkan jadwal saya sering di pertanyakan oleh orang tua saya, ‘kuliah kok seharian?’ begitu bunyinya. Jika ku jelaskan jadwal yang terpotong-potong dan sering berganti-ganti, lagi lagi pertanyaan muncul, “kok jadwalnya gitu?” maklum saja karena teman-temanku yang kuliah di kedokteran dan fakultas ekonomi bahkan kakakku sendiri memiliki jadwal yang tetap setiap harinya.
Ingin sekali rasanya ku salah kan dosen-dosen super sibuk atau sok sibuk itu di depan orang tuaku, tapi ku urungkan lagi karena bagaimanapun engkaulah pendidik dan pembimbingku kelak. Mencoba untuk berfikir dewasa bahwa saya bisa selesaikan semua ini tanpa perlu menyalahkan pendidik saya yang terhormat.
Bukan itu saja, ada juga jadwal mata kuliah yang tidak tetap. Meski tak bertanya pada semua teman sekelas tapi saya tau ada rasa dongkol di hati kecilnya sama sepertiku meski tetap tersenyum saat dosen tersebut datang dan mengajar.
Hingga akhirnya saya merasa harus mengutarakan semua ini, bukan karena kedongkolan yang telah memuncak tapi berfikir sampai kapan kondisi atau sesuatu yang saya anggap masalah ini berlangsung jika tak pernah di utarakan.
Tak ada manusia yang sempurna, kami tidak akan dan tidak menyalahkan kalian(para pendidik kami), kami hanya ingin mempertanyakan kemana kalian pergi di saat jam kuliah kami, mengapa kami merasa di anak tirikan atau di poligami? Mengapa jadwal kuliah kami sering di kesampingkan? Apa karena SPP atau kata kasarnya “bayaran” kami lebih kecil dibanding yang lain? Atau apa karena kedudukan kami (sebagai FKIP) yang mungkin di anggap rendah? ENTAHLAH. . .Kami tak pernah tau.
Samarinda, 11 Mei 2011
16.47 waktu jam dinding
Dikamar kecil kesayanganku
Jumat, 10 Juni 2011
Siapa kami??? *anak tiri ato di poligami
Teengg teeing. . .jam baru menunjukkan pukul 07.30 tapi kami sudah berkumpul di GB ruang 13 bawah kampus FKIP Universitas Mulawarman, sepertinya biasa saja untuk anak kuliahan atau lebih tepatnya mahasiswa nongkrong sepagi ini di kampus tapi kami (mahasiswa Fkip Kimia Reguler Sore) sudah tentu bosan dan dongkol dengan jadwal sepagi ini yang akan di susul dengan jadwal yang hampir menjelang maghrib. Rasa dongkol ini tidak aka ada jika semua jadwal kami di hari yang sama di pindah ke pagi hari tapi fatalnya jadwal pertama kami pada pukul 07.30 sampai dengan 09.30 kemudian jadwal kedua dimulai jam 14.00 dan berakhir 16.00. . .kami yang bertempat tinggal di lokasi yang jauh dari kampus terpaksa harus menunggu di ruang kampus atau kost teman sampai mapel kedua dimulai, daripada harus bolak-balik kampus rumah dan menempuh perjalanan jauh yang hanya bikin lelah+buang bensin tentunya.
Keadaan itu terus berlangsung, jadwal kami diubah oleh ‘mohon maaf’ dosen2 yang sibuk. Kami mahasiswa tahun pertama alias Maba masih memaklumi karena berpikir bahwa kalian(para dosen) masih dalam tahap mengatur jadwal baru tapi ternyata keadaan tak berhenti hingga memasuki akhir semester 2. Dan hari ini (11 mei 2011) kami kuliah jam 10.00 dan berakhir jam 12.00 lalu di kabarkan kuliah lagi pada jam 13.00(atas pemberitahuan dosen kepada kating, mungkin melalui jasa telkomsel) sehingga kami dengan sabar menunggu, bahkan kami menunggu hingga kurang lebih jam 14.00 tapi dosen belum juga datang hingga akhirnya kating mengumumkan bahwa dosen yang bersangkutan sedang sibuk dan tidak dapat hadir. Yaahh…pasti sudah tau bagaimana perasaan kami ‘penantian tanpa arti’ itulah yang ada di benakku. Belum selesai aku berkeluh kesah di lanjutkan lagi oleh kating “Nah, berhubung bapaknya hari ini gak masuk jadi di pindah pada hari senin pukul 07.30,, terima kasih”.
Iya, sama-sama!! Sahutku dengan nada dongkol. Bagaimana tidak, jadwal ini sudah merupakan jadwal yang ditunda pada hari senin kemudian di tunda lagi dan hal ini sering terjadi bukan hanya dengan satu dosen saja tapi “beberapa” dosen. Apa kami anak tiri atau di poligami? Kami juga membayar uang SPP tapi kenapa jadwal kami di anggap enteng, kami punya hak yang sama seperti yang lain, tapi mengapa??? Kami rela jadwal kami di obrok-obrok hingga kami sering seharian berada di kampus bahkan jadwal saya sering di pertanyakan oleh orang tua saya, ‘kuliah kok seharian?’ begitu bunyinya. Jika ku jelaskan jadwal yang terpotong-potong dan sering berganti-ganti, lagi lagi pertanyaan muncul, “kok jadwalnya gitu?” maklum saja karena teman-temanku yang kuliah di kedokteran dan fakultas ekonomi bahkan kakakku sendiri memiliki jadwal yang tetap setiap harinya.
Ingin sekali rasanya ku salah kan dosen-dosen super sibuk atau sok sibuk itu di depan orang tuaku, tapi ku urungkan lagi karena bagaimanapun engkaulah pendidik dan pembimbingku kelak. Mencoba untuk berfikir dewasa bahwa saya bisa selesaikan semua ini tanpa perlu menyalahkan pendidik saya yang terhormat.
Bukan itu saja, ada juga jadwal mata kuliah yang tidak tetap. Meski tak bertanya pada semua teman sekelas tapi saya tau ada rasa dongkol di hati kecilnya sama sepertiku meski tetap tersenyum saat dosen tersebut datang dan mengajar.
Hingga akhirnya saya merasa harus mengutarakan semua ini, bukan karena kedongkolan yang telah memuncak tapi berfikir sampai kapan kondisi atau sesuatu yang saya anggap masalah ini berlangsung jika tak pernah di utarakan.
Tak ada manusia yang sempurna, kami tidak akan dan tidak menyalahkan kalian(para pendidik kami), kami hanya ingin mempertanyakan kemana kalian pergi di saat jam kuliah kami, mengapa kami merasa di anak tirikan atau di poligami? Mengapa jadwal kuliah kami sering di kesampingkan? Apa karena SPP atau kata kasarnya “bayaran” kami lebih kecil dibanding yang lain? Atau apa karena kedudukan kami (sebagai FKIP) yang mungkin di anggap rendah? ENTAHLAH. . .Kami tak pernah tau.
Samarinda, 11 Mei 2011
16.47 waktu jam dinding
Dikamar kecil kesayanganku
jika suatu saat
Jika suatu ketika aku membuatmu menitikkan air mata
Ketahuilah bahwa aku tak pernah bermaksud untuk itu
Dan saat itu, aku hanya akan menanyakan ‘kamu kenapa’ dengan tersenyum
Bukan berarti aku bahagia di saat kamu bersedih
Ketahuilah bahwa dibalik senyumku aku ingin menangis bersamamu
Dan senyumku hanya untuk menyemangatimu
Jika suatu ketika aku terlihat begitu mengesalkan untukmu
Ketahuilah bahwa aku telah melakukan hal bodoh yang tidak aku sadari
Karena tak ada tawa yang sangat plong kecuali bersamamu
Bahkan ketika ingin berpura-pura tertawa seperti itu di depan kekasihku, aku tak bisa
Jika suatu ketika kamu berfikir bahwa aku hanya menganggapmu sebagai sahabat
Kamu salah. .kamu salah. .
Ketahuilah bahwa kamu bagai obat di setiap aku merasa begitu sakit
Ketahuilah bahwa kamu bagai bintang malam yang selalu membuatku tersenyum saat menatapmu
Jika suatu ketika aku lupa akan hari ulang tahunmu
Ketahuilah bahwa aku tak lagi punya banyak waktu untuk memperhatikan tanggal saat itu
Karena aku begitu sibuk dan larut dalam kesenangan bersamamu
Aku terlalu bahagia bersamamu
Jika suatu ketika aku lupa dg makanan kesukaanmu atau bahkan makanan yang membuatmu alergi
Ketahuilah bahwa mungkin aku begitu lapar saat itu
Hingga aku lupa akan kebiasaanmu
Atau mungkin aku sedang dalam masalah yang tidak kau ketahui, maka mengertilah!
Jika suatu ketika kau fikir aku begitu egois dan melupakanmu
Ketahuilah bahwa aku sama sekali tak berniat untuk itu
Mungkin saat itu aku sedang bertemu dg orang yg pling aku kangeni atau mgkin orang yang pling menyebalkan di masa laluku dan aku sibuk dg itu
Maka mengertilah!
Jika suatu ketika kau pikir bahwa score lebih berharga daripada kalian dalam hidupku
Ketahuilah bahwa aku tak dapat tersenyum dengan score
Tapi aku dapat tersenyum karena kalian bahkan dengan score yang menyeramkan
Jika suatu ketika aku lupa dg barang kesukaanmu atau aku melakukan hal-hal konyol yang kau benci
Jika aku tidak mengetahui hal-hal yg kau fikir bahwa seharusnya aku mengetahuinya
Ketahuilah bahwa bagaimanapun aku hanya manusia biasa yg tak pernah luput dari kekhilafan
Ketahuilah bahwa aku tidaklah sempurna
Jika suatu ketika kau fikir bahwa aku menganggapmu rendah
Ketahuilah bahwa pikiranmu sedang kacau saat itu
Karena tak sedikitpun aku akan merendahkanmu
You are my best friendJ
Dan jika suatu ketika aku menulis kata-kata yg membuatmu begitu terharu dan ingin memelukku
Ketahuilah bahwa saat itu aku sedang keliru :p
Minggu, 24 April 2011
jam dinding kamarku yg sdh sepi senyap menunjukkan pukul 11.40
entah kenapa malam ini belum ada rasa kantuk yang hinggap pada diriku, pdhal cuaca dingin setelah hujan sangat mendukung. .apalgi tak ada kata tidur siang karena takut migrenku kambuh. huff sepi sekali, sampai-sampai suara nafasku pun terdengar jelas. .pengen tidur tapi entahlah,, gak bisa.
satu novel pertama dari kamu sudah q habiskan, mengundang ngantuk tapi belum jg datang. pengen menulis tapi entahlah,, kemampuan tangan ini seakan sirna entah kemana. setiap yang q torehkan tak pernah terasa indah bahkan di mataku sendiri. menutup mataku hanya membuatku mengingatmu dengan lebih jelas. .aaargghh,, kamu bener-bener jadi virus buat aku.. please stop.
jika mengingat-ingat perjuangan alif fikri, aku ingin sekali bisa menulis atau melakukan hal untuk orang banyak. .mengisi pikiran mereka dan membakar semangatnya untuk menjadi lebih baik.. ingin sekali aku bisa memberi yang terbaik dari yang aku punya meski tak sedikitpun rasa bangga dan puji kepadaku yang keluar dari mulutmu, mam!
aku seperti ingin menangis dan terus mengeluh jika mengingat bahwa tak sedikitpun dukungan yang kau beri untukku. .tapi untunglah mantra dalam novel itu juga tertular ke dalam pikiranku bahkan sampai ke hatiku. kadang aku berpikir bahwa aku hanya membutuhkan dukunganmu, aku butuh perhatianmu layaknya yang lain, aku tak ingin hidup acuh tak acuh denganmu, aku ingin seperti mereka
entah kenapa malam ini belum ada rasa kantuk yang hinggap pada diriku, pdhal cuaca dingin setelah hujan sangat mendukung. .apalgi tak ada kata tidur siang karena takut migrenku kambuh. huff sepi sekali, sampai-sampai suara nafasku pun terdengar jelas. .pengen tidur tapi entahlah,, gak bisa.
satu novel pertama dari kamu sudah q habiskan, mengundang ngantuk tapi belum jg datang. pengen menulis tapi entahlah,, kemampuan tangan ini seakan sirna entah kemana. setiap yang q torehkan tak pernah terasa indah bahkan di mataku sendiri. menutup mataku hanya membuatku mengingatmu dengan lebih jelas. .aaargghh,, kamu bener-bener jadi virus buat aku.. please stop.
jika mengingat-ingat perjuangan alif fikri, aku ingin sekali bisa menulis atau melakukan hal untuk orang banyak. .mengisi pikiran mereka dan membakar semangatnya untuk menjadi lebih baik.. ingin sekali aku bisa memberi yang terbaik dari yang aku punya meski tak sedikitpun rasa bangga dan puji kepadaku yang keluar dari mulutmu, mam!
aku seperti ingin menangis dan terus mengeluh jika mengingat bahwa tak sedikitpun dukungan yang kau beri untukku. .tapi untunglah mantra dalam novel itu juga tertular ke dalam pikiranku bahkan sampai ke hatiku. kadang aku berpikir bahwa aku hanya membutuhkan dukunganmu, aku butuh perhatianmu layaknya yang lain, aku tak ingin hidup acuh tak acuh denganmu, aku ingin seperti mereka
Langganan:
Postingan (Atom)